BISNIS IDAMAN
Mengetahui sesuatu dan memahami segala sesuatu adalah lebih baik daripada mengetahui segala sesuatu, tetapi tidak memahami sesuatu
BISNIS IDAMAN
5 KARAKTERISTIK BISNIS IDAMAN
Semua orang mendambakan sbuah bisnis yang memiliki karakteristik :
- Modal rendah. Jika terjadi kegagalan dalam bisnis yang sedang ditekuni, maka kegagalan tersebut tidak akan mengakibatkan kerugian yang besar.
- Adanya pengarahan, bimbingan dan dukungan. Pengarahan, bimbingan dan dukungan ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang :
- Cara memulai bisnis tersebut.
- Cara mengelola dan mengembangkan bisnis tersebut.
- Cara menyelesaikan persoalan yang timbul dalam bisnis tersebut.
- Cara menghadapi hambatan yang ada.
- Pembimbingan yang mampu mengingatkan dan memberikan motivasi, serta membantu untuk kembali berdiri tegak saat mengalami sebuah kejatuhan, seperti : pertemuan, training, seminar, dsb.
- Resiko kecil. Jika mungkin, bisnis tersebut tidak beresiko sama sekali.
- Pendapatan besar. Tingkat pendapatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan hingga tidak terbatas.
- Ekspansi mudah. Bisnis ini harus bisa diperluas wilayahnya hingga seluas-luasnya.
Selama ini, belum pernah ditemukan karakteristik bisnis idaman tersebut. Ketika muncul sebuah peluang bisnis dengan karakteristik yang selama ini dicari, banyak orang justru TIDAK PERCAYA. Akibatnya, reaksi mereka adalah :
- Memandang sebelah mata pada bisnis tersebut.
- Mencurigai bisnis tersebut dan menganggap semuanya itu hanya kebohongan dan penipuan belaka.
- Menghindari dan menganggap bisnis tersebut tidak mungkin untuk dilakukan.
Sebenarnya, bisnis idaman tersebut adalah bisnis multi level marketing (biasanya disingkat bisnis MLM) atau bisnis network marketing. Saat kita menyerahkan biaya pendaftaran untuk menjadi anggota, atau distributor, sebuah perusahaan MLM, kita akan memperoleh paket informasi perdana. Untuk menyebut paket informasi ini beberapa perusahaan menggunakan istilah Distributor Kit, Stater Pack, atau Stater Kit.
Adapun karakteristik dari bisnis MLM adalah :
MODAL RENDAH.
Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis MLM tidaklan tinggi, hanya berkisar pada puluhan ribu rupiah. Rendahnya modal awal ini disebabkan karena :
- Sebagai distributor/agen perusahaan MLM kita tidak harus menyediakan tempat seperti ketika kita membuka toko, atau kantor, untuk jenis usaha lainnya. Kita bisa menggunakan rumah kita sebagai tempat usaha. Bahkan, ada perusahaan MLM yang menyediakan tempat/kantor sebagai pusat kegiatan para agen/distributornya.
- Sebagai distributor/agen kita tidak perlu memiliki persediaan/stok barang yang banyak, cukup hanya sebagai contoh produk saja. Kalaupun kita ingin memiliki persediaan produk, persediaan itu hanya bertujuan untuk mempermudahkan kita dalam melakukan transaksi. Ketika terjadi transaksi di rumah konsumen atau prospek, kita tidak perlu membuang waktu untuk berjalan pulang pergi dari rumah konsumen ke kantor perwakilan perusahaan hanya untuk membeli satu, atauu dua, botol produk saja. Persedian, atau stok barang yang besar, dilakukan oleh pihak perusahaan, ataupun pihak yang telah ditunjuk oleh perusahaan, sebagai perwakilan di wilayah tersebut. Hal ini yang membuat distributor/agen sebuah perusahaan MLM tidak membutuhkan modal yang besar.
- Sebagai distributor/agen kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menggaji manajemen. Perusahaan MLM biasanya telah menyiapkan manajemen untuk menangani bidang administrasi serta seluruh kegiatan operasional lainnya. Dengan demikian, para distributor/agen cukup hanya menfokuskan diri pada bidang pemasaran dan pembentukan jaringan rekan kerja (networking).
Selain itu, modal awal yang kita sediakan sebenarnya hanya digunakan untuk mengganti biaya cetak dari :
- Lembaran brosur yang mengulas tentang profil perusahaan.
- Lembaran brosur yang berisi keterangan mengenai produk-produk yang dimiliki perusahaan.
- Lembaran informasi yang berisi rencana bisnis perusahaan. Informasi yang diberikan meliputi jumlah pendapatan yang diterima, cara memperoleh pendapatan yang lebih besar lagi, serta langkah-langkah, atau persyaratan, yang harus dipenuhi, baik dalam volume penjualan, maupun banyaknya jumlah rekan kerja yang berhasil dibentuk.
Dengan mendaftar sebagai distributor, atau anggota, maka kita resmi menjadi PEMILIK PERUSAHAAN yang bergerak di bidang distribusi dari produk-produk yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
PENGARAHAN atau BIMBINGAN.
Bisnis MLM menjadi sebuah bisnis dambaan. Setiap orang yang ingin memiliki sebuah bisnis pasti menginginkan adanya bimbingan dari seseorang yang lebih memiliki pengalaman dalam bisnis, atau usaha tersebut.
Dalam bisnis MLM, setiap orang akan mendapatkan bimbingan yang berasal dari :
- Upline, yaitu rekn kerja yang telah mengajak kita untuk menekuni usaha MLM. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah mereka miliki, mereka dapat mengarahkan, membimbing, serta mendampingi kita saat menjalankan bisnis ini.
2. Support system, yaitu sistem penunjang yang menyediakan :
- Sistem pendidikan. Dengan sistem pendidikan ini, setiap distributor yang tergabung dalam sebuah perusahaan MLM dapat mempelajari cara untuk meraih kesuseksan.
- Peralatan penunjang. Peralatan penunjang dibutuhkan oleh para distributor untuk mempermudah mereka dalam menjalankan bisnis. Peralatan tersebut dapat berupa kaset, buku, VCD/DVD, brosur, majalah.
- Perlindungan lebih. Perusahaan MLM dapat memberikan perlingungan lebih kepada para distributor karena support system yang mereka miliki dapat berfungsi sebagai wadah bagi para distributor untuk melindungi diri mereka dari tindakan sewenang-wenang pihak manajemen perusahaan.
Biasanya support system ini didirikan oleh para rekan kerja yang telah bergabung sebelumnya.
Perusahaan-perusahaan MLM yang bisa berkembang besar dan bertahan lama adalah perusahaan MLM yang memiliki support system. Perusahaan MLM yang tidak memiliki support system bisa dipastikan tidak akan berkembang atau bertahan lama.
PENGARAHAN dan BIMBINGAN membuat bisnis MLM menjadi sebuah bisnis dambaan, karena kebanyakan bisnis yang lain tidak menyediakan, atau memperlengkapi, para distributornya dengan pengarahan dan bimbingan. Tidak adanya pengarahan dan bimbingan akan mempersulit, bahkan menghambat kita dalam membangun sebuah bisnis.
RESIKO KECIL.
Bisnis MLM memiliki resiko yang sangat kecil, bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada. Kecilnya resiko dalam bisnis ini disebabkan oleh :
- Modal usaha yang kecil. Ketika terjadi sesuatu yang sangat buruk, dan kita harus berhenti menjalankan bisnis ini, kita tidak akan kehilangan modal, atau uang, dalam jumlah yang besar. Bandingkan dengan kerugian yang kita alami ketika kita berhenti menjalankan bisnis lainnya yang kita buka, atau jalankan sendiri.
- Sistem transaksi cash and carry. Semua pembayaran dilakukan secara tunai oleh setiap rekan kerja kita. Hal ini membuat kita tidak akan memiliki PIUTANG TAK TERTAGIH, seperti yang biasanya ada pada bidang bisnis lainnya.
- Tanggung jawab terpisah. Masing-masing orang memiliki tanggung jawab dan kewajiban sendiri-sendiri. Kita tidak memiliki tanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan oleh rekan kerja yang kita miliki.
Kecilnya resiko yang dihadapi saat menjalankan bisnis MLM menjadikan bisnis ini sebagai bisnis idaman bagi orang-orang yang telah mengerti dan memahaminya.
PENDAPATAN TIDAK TERBATAS/BESAR.
Bisnis jaringan adalah sebuah bisnis yang memiliki potensi pendapatan yang sangat besar, bahkan bisa dikatakan “TIDAK TERBATAS”. Hal ini disebabkan karena dalam jaringan bisnis seseorang tidak ada pembatasan jumlah rekan kerja yang boleh memiliki.
Jika pada tahun-tahun awal seseorang dapat memperoleh 5 REKAN KERJA saja, maka :
PERLUASAN WILAYAH/EKSPANSI USAHA.
Ekspansi usaha adalah salah satu cara untuk MEMPERBESAR PENDAPATAN dan juga MEMPERKECIL RESIKO kehilangan pendapatan. Kita pernah mendengar istilah “JANGAN TARUH SEMUA TELUR YANG DIPUNYA DALAM SATU KERANJANG”. Demikian dengan bisnis ini. Perluasan wilayah menjadi satu hal yang PENTING untuk dilakukan karena kita tidak pernah tahu kapan akan terjadi sesuatu pada salah satu wilayah usaha kita. Hal-hal yang bisa terjadi pada sebuah wilayah :
- Bencana alam.
- Kerusuhan
- Keadaan ekonomi yang memburuk.
- Perubahan kebijakan.
- Kestabilan keamanan dan politik satu wilayah yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Kemudahan dalam melakukan perluasan wilayah bisnis MLM disebabkan oleh :
- Kegiatan bisnis MLM tidak membutuhkan tempat, atau outlet khusus. Kegiatan dari bisnis ini bisa dilakukan dimana saja, bahkan di rumah sekalipun.
- Perluasan wilayah bisnis tidak membutuhkan persedian barang yang terlalu banyak.
- Perluasan wilayah bisnis tidak membutuhkan pengurusan izin untuk menjalankan usaha.
- Distributor MLM tidak membutuhkan karyawan untuk menjalankan usahanya.
- Rekan kerja yang dibutuhkan pada suatu wilayah baru bisa dibentuk dari siapapun, bahkan orang yang baru kita kenal di wilayah tersebut.
Dengan segala kemudahan, kelebihan, keuntungan, dan keamanan yang dimilikinya, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa bisnis MLM layak menjadi bisnis idaman bagi semua orang. Tidak hanya itu saja, disisi lain, belum banyak orang yang memahami segala kelebihan yang dimiliki oleh bisnis ini. Hal ini menyediakan peluang untuk menjalankan bisnis ini terbuka sangat lebar, khususnya bagi mereka yang mau menekuninya. Penolakan, penghinaan, dan pelcehan dari masyarakat luas semakin mempertegas hal ini. Oleh karena itu, jangan sia-siakan peluang ini. Bertindaklah sekarang juga dan raihlah kesuksesan anda.
TINDAKAN yang bisa dilakukan:
- Hubungi distributor MLM yang anda kenal.
- Datangi kantor perusahaan MLM yang ada.
- Hubungi orang yang meminjamkan buku ini kepada anda
SELAMAT MENGAMBIL PELUANG BESAR YANG ADA !!!!